-->

23/02/2021

Blusukan di Jatinegara, Mensos Risma Bertemu Pemulung Mengaku Asal Wonokromo


Bicaraindonesia.id - Menteri Sosial (Mensos) RI, Tri Rismaharini kembali melakukan blusukan saat berangkat dari rumah dinasnya di sekitar Senayan menuju Kantor Kementerian Sosial (Kemensos), Jakarta Pusat, Selasa (23/2/2021) pagi.

Dengan memakai batik oranye dan kerudung merah, Mensos Risma berkeliling dari Jakarta Selatan hingga Jakarta Timur, sekitaran Jalan Jatinegara. Saat melintas di Jalan Raya Jatinegara Barat, rombongan Mensos Risma tiba-tiba berhenti, karena melihat sekolompok pemulung yang membawa seorang anak berada di trotoar.

Mantan Wali Kota Surabaya itu langsung turun dari mobil dan menghampiri untuk mengajak mereka ikut ke Balai Rehabilitasi Sosial milik Kemensos RI. Diketahui kelompok pemulung itu berasal dari Garut Jawa Barat dan sudah setahun, mereka berada di ibu kota Jakarta.

“Bapak Ikut saya ya, ke balai. Nanti Bapak-bapak saya carikan pekerjaan. Anaknya nanti bisa nerusin sekolah,” kata Mensos Risma kepada kelompok pemulung tersebut.

Mendapat tawaran tersebut, para kelompok pemulung itu tak berfikir panjang dan langsung bersedia ikut Mensos Risma ke Balai. “Nanti sebelum ke Balai, kita makan dulu ya pak di kantor Kemensos. Di sana (Balai,red) Bapak bisa tinggal sambil bekerja. Kalau belum ada (pekerjaan, red), saya coba carikan nanti,” ujar Mensos Risma.

Tak jauh dari lokasi kelompok Pemulung tersebut, mobil rombongan Kemensos ini kembali berhenti untuk menghampiri sepasang suami istri (Pasutri) yang berprofesi pemulung. Menariknya, Pasutri ini mengaku berasal dari Wonokromo Surabaya, Jawa Timur, dan telah sebelas tahun tinggal di Jakarta.

“Saiki pinginmu opo? (Sekarang mau mu apa?). Kowe pingin muleh? (Kamu ingin pulang?). Kalau muleh neng Suroboyo engkok tak golekno gawean dan rumah susun (Kalau balik ke Surabaya nanti saya carikan pekerjaan dan tempat tinggal di Rusun,red),” tanya Mensos Risma.

Namun, saat ditanya KTP (Kartu Tanda Penduduk) Mensos Risma pun kaget. Sebab, di KTP Pasutri ini tercatat sebagai warga DKI Jakarta.

“Lo tapi KTP-mu DKI ya. Jadi kamu wong Jakarta. (Jadi kamu orang Jakarta). Wes sekarang melu aku ae (Jadi sekarang ikut aku saja, red) ke Balai, istrimu diajak juga. Engkuk tak gawakno iki Godomu (Nanti tak bawakan ini gerobakmu, red). Sekarang ikut ke kantor dulu makan,” kata Risma yang langsung dituruti ajakannya tersebut.

Diketahui, Pasutri Pemulung yang mengaku berasal dari Wonokromo, Surabaya Jawa Timur itu, bernama Muhammad Nasir (suami) dan Ani (istri). “Saya mau ikut untuk merubah nasib, tapi saya mikirin gerobak saya,” kata Nasir.

Sementara itu, Yakub, salah satu kelompok pemulung asal Garut, menyatakan bersedia ikut ke Balai Rehabilitasi sosial. “Senang ketemu Bu Risma. Saya mau ikut ke balai, karena saya di Jakarta baru satu tahun bareng-bareng satu kampung dan anak saya. Anak saya ingin sekolah di pesantren,” jelasnya. (A1)


© Copyright 2021 Bicaraindonesia.id | All Right Reserved